:: Mau dapatkan semua berita terhangat di negeri ini dan luar negeri ya.. cuma disini tempatnya. Digital News 4U Menyajikan berita terhangat dan unik ::
TopBottom
Announcement: wanna exchange links? contact me at infoyudijs@gmail.com.
Tampilkan postingan dengan label Info islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info islam. Tampilkan semua postingan

Waspadai Komunitas Yahudi di Manado

Posted by yudijs | Digital News 4U at Kamis, 03 Februari 2011
Share this post:
Ma.gnolia DiggIt! Del.icio.us Yahoo Furl Technorati Reddit




alt
Keberadaan orang-orang Yahudi di Manado sudah ada sejak zaman kolonial Belanda. Saat ini, anak keturunan mereka berusaha membangun comunitas dan melestarikan akar dan tradisi dari ajaran Yahudi. Berdirinya Tugu Menorah Yahudi terbesar di dunia bisa jadi salah satu simbol kebangkitan mereka.

Disertasi Theo Kamsa dari Vrije Universitiet, Amsterdam, Belanda, mengenai kebaradaan orang-orang Yahudi yang berdiaspora di kawasan Selat Malaka pada April 2010 makin menguatkan fakta dan data mengenai keberadaan Yahudi di negeri ini. Disertasi tersebut menggambarkan tentang keberadaan mereka sejak zaman Belanda hingga kini. Dalam edisi berbahasa Inggris yang beredar ke publik, judul disertasi tersebut adalah “The Jewish Diasporascape in the Straits: An Etnographic Study of Jewish Bussiness Accros Border”. Theo Kamsa meneliti keberadaan beberapa komunitas Yahudi Selat Malaka, seperti Singapura, Malaysia, dan Indonesia. Khusus di Indonesia, ia mewawancarai para Jewish dan anggota komunitas Yahudi yang berada  di Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, dan Manado.

Dalam disertasinya, Theo Kamsa menyebut beberapa keluarga Yahudi yang cukup berpengaruh di Manado pada masa kolonial, yang kemudian beranak-pinak dan menyebar di beberapa wilayah di Indonesia. Diantara mereka adalah keluarga Abraham Fontein, seorang pebisnis yang pada masa lalu memiliki Hotel Oranje, Toko AFC, dan Toko de Concurrent yang sangat terkenal di Kota Manado. Keluarga Fontein juga mendirikan Sinagog di Jalan Korengkeng, Manado. Abraham Fontein adalah pebisnis Yahudi yang juga menjadi donatur bagi orang-orang Yahudi yang berdiaspora asal Austria dan Jerman. Di rumah Abraham Fontein inilah, pada masa lalu, orang-orang Yahudi sering mengadakan pertemuan. Keturunan Abraham Fontein, yakni John Fontein, pernah aktif di Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Theo Kamsa dalam disertasinya juga memuat geneology atau garis keturunan dari Fontein Family. Mereka menikah dan beranak pinak, kemudian menyebar ke berbagai daerah, diantaranya Surabaya, Batavia (Jakarta), Manado, dan Palu. Di Surabaya ada keluarga Antje Rosalin Fontein, kemudian di Aceh Alfred Jacob Fontein yang menikah dengan Margaretha Anies. Kebanyakan mereka ada yang sudah berpindah agama menjadi pemeluk Kristen, dan mengamalkan ajaran Mesianic Judaism, yaitu kelompok yang menyakini Yesus sebagai Mesiah (Juru Selamat)

Selain keluarga Fontein, nama-nama keluarga Yahudi lainnya di Manado adalah, keluarga Ezekiel, de Lange, van Essen, Winter, Meyer, Jacobs, dan Rosenberg. Rata-rata dari mereka adalah orang-orang kaya dan pengusaha. Sekarang, anak cucu mereka berusaha mengumpulkan orang-orang Yahudi yang ada di Manado, membangun komunitas, dan melestarikan akar dan tradisi ajaran Yahudi.

Pasca disertasi Theo Kamsa yang dirilis ke publik, surat kabar The New York Time memuat laporan tentang keberadaan Tugu Menorah terbesar se-dunia yang berada di Manado, sekaligus melaporkan tentang keberadaan sinagog Yahudi dan orang-orang keturunan Yahudi di sana yang berusaha menjaga akar-akar tradisi dan kepercayaan Yahudi. Untuk memuat laporan tersebut, The New York Time langsung mengirim tiga orang wartawannya, yaitu Norimitsu Onishi (Kepala Biro Asia Tenggara), Ed Wray (Fotografer), dan Muktita Suhartono (kontributor The New York Time untuk Indonesia). Mereka meliput kegiatan dan ritual komunitas Yahudi di Manado, diantaranya Sabbath Dinner yang diselenggarakan oleh keluarga Yahudi di Manado.

Dalam kesempatan tersebut, The New York Time mewawancarai  Rabbi Yahudi asal Manado, Yaakob Baruch Palilingan, Oral Bollegraf, dan Irvan Grosman. Ketiganya aktif di Jewish Community of North Sulawesi ( Komunitas Yahudi di Sulawesi Utara) dan Indonesian Jewish Community (Komunitas Yahudi di Indonesia). Irvan Grosman  bahkan memiliki jabatan penting di surbat kabar lokal, Harian Komentar. Kepada  The New York Time mereka mengatakan, seluruh komunitas Yahudi yang ada di Sulawesi Utara sangat bangga dengan darah Yahudi mereka dan keberadaan Sinagog Ohel Yaa-Kov  yang berada di Tondano.”Eksistensi sebagai komunitas Yahudi setidaknya mendapat pengakuan dari masyarakat sekitar dan pemerintah daerah,” ujar Grosman dan Bollegraf, seperti dikutip Harian Komentar  (15/10). Jauh sebelumnya, surat kabar yang sama ini juga memuat berita dengan judul ”Komunitas Yahudi Aman di Sulut”.

Selain Sinagog Ohel Yaa-Kov di Tondano juga terdapat Sinagog Beth Hashem. Pada 12 Maret 2009, Harian Komentar juga memuat laporan tentang jaminan bahwa sinagog Yahudi yang ada di Tondano, Sulawesi Utara, dilindungi oleh pemerintah daerah. Dalam laporan tersebut disebutkan, dalam Perayaan Purim (salah satu hari raya Yahudi), Bupati Minahas, Drs Stevanus Vreeke Runtu yang hadir dalam perayaan tersebut menjamin keberadaan sinagog di daerahnya. Selain bupati, perayaan tersebut juga dihadiri anggota DPR-RI Adrian Tapada beserta Chintia Maramis dan perwakilan Jewish Community of Indonesian Maureen Haanah yang mengatakan, ”Hadirnya anggota DPR RI menunjukkan dukungan penuh dari Peme-rintah Indonesia terhadap ke-bebasan plurarisme di Indonesia," ujarnya.

Majalah Suara Hidayatullah edisi Januari 2011 memuat laporan tentang keberadaan komunitas Yahudi di Manado dan hubungannya dengan komunitas Kristen yang merupakan mayoritas di wilayah ini.Dalam laporannya, Hidayatullah memotret fenomena maraknya simbol-simbol Yahudi, bahkan dukungan terhadap negara Israel di wilayah tersebut. Bahkan, massa dengan sangat provokatif mengibarkan bendera Israel pernah berpawai di jalan-jalan meneriakkan dukungannya terhadap negeri Zionis tersebut dalam konflik Palestina-Israel. Di Amerika, kelompok seperti ini disebut sebagai Zion-Christian, yakni orang-orang Kristen yang berkolaborasi mendukung penuh berdirinya Zionisme Israel. Sedangkan di Indonesia, menurut peneliti tentang Zionisme, Ridwan Saidi, mereka bisa disebut sebagai Ziokindo (Zionis-Kristen Indonesia). Sumber : http://www.suara-islam.com/news/kajian-dan-dakwah/freemasonry/1797-komunitas-yahudi-di-manado

Label:

Jagalah Lisanmu!

Posted by yudijs | Digital News 4U at
Share this post:
Ma.gnolia DiggIt! Del.icio.us Yahoo Furl Technorati Reddit




alt
Mu’az bin Jabal ra bertanya tentang perbuatan yang dapat memasukkan ke surga dan menjauhkan dari neraka.  Rasululloh saw bersabda: …beribadah kepada Allah dan tidak menyekutukannya sedikitpun, shalat, zakat, puasa Ramadhan dan haji. Pintu-pintu surga adajah puasa, sodaqoh dan shalat malam.  Pokok segala perkara adalah Islam, tiangnya adalah shalat dan puncaknya adalah Jihad. Sesuatu dapatmembuat kalian memiliki semua itu. Rasulullah memegang lidahnya lalu bersabda: Jagalah ini. Muadz bertanya: Ya Nabi, apakah kita akan dihukum atas apa yang kita ucapkan?  Beliau bersabda: …adakah yang menyebabkan seseorang terjungkal wajahnya di neraka selain buah dari lisan mereka (HR Tirmizi)

Sahabat bertanya tentang seorang wanita ahli sholat malam namun suka menganggu tetangga dengan lisannya. Rasulullah berkata,” Dia di neraka!” Kemudian sahabat bertanya tentang seseorang yang sedikit ibadahnya namun tidak suka menganggu tetangga dengan lisannya.  Rasulullah bersabda,”Dia di surga!”.

Hati-hati dengan Lisan

Lisan jauh lebih tajam dari pedang. Luka karena pedang dapat disembuhkan. Luka karena lisan akan terus terkenang.  Doa orang yang terzalimi cepat diijabah Allah.  “Yang paling banyak memasukkan manusia ke dalam neraka adalah dua lubang, yaitu mulut dan farji” (HR Tirmidzi). 

“Orang yang paling banyak dosanya di hari kiamat adalah orang yang paling banyak terlibat dalam pembicaraan batil” (HR Ibnu Abiddunya.)

“Seorang hamba jika berbicara dengan satu kalimat yg tidak benar maka tergelincir ke neraka yg lebih jauh antara timur dan barat.”.  “Sesungguhnya ada orang yang bicara dengan ucapan yang Allah murkai, ia tidak menduga akibatnya, lalu Allah catat itu dalam murka Allah hingga hari kiamat”(HR Ibnu Majah)

"Tidak istiqomah iman seseorang sebelum istiqomah hatinya, dan tidak akan istiqomah hatinya sebelum istiqomah lisannya"(HR Ahmad).

Kejahatan Lisan

Lisan menimbulkan 2 bencana besar.  Pertama: diam terhadap kebenaran (setan bisu).“Barangsiapa di antara kalian yang melihat kemungkaran maka rubahlah dengan tangannya, jika dia tidak mampu maka rubahlaha dengan lisannya…”.   Kedua: bicara  yang bathil (setan bicara).  Kejahatan lisan bermacam-macam bentuknya.
Ghibah.  "Engkau membicarakan saudaramu tentang hal yang dia benci.  Jika benar ada padanya maka engkau telah ghibah…" (HR. Muslim).  Ghibah termasuk dosa besar yang tak diampuni Allah sebelum dimaafkan oleh orang ybs.  Ketika mi'raj, Rasul melihat kaum yang berkuku tembaga mencakar wajah dan dada mereka. Jibril mengatakan: “Mereka telah memakan daging orang dan mencela kehormatan orang”. 

Di masa Rasulullah saw ada 2 wanita yang hampir pingsan karena puasa Ramadhan.  Ketika ditanyakan tentang kebolehan membatalkan puasa,  beliau malah memberi mangkok dan memerintahkan untuk memuntahkan apa yang telah mereka makan ke dalam mangkok.  Mereka memuntahkan darah segar dan daging lunak hingga mangkok penuh. Mereka membatalkan puasa dengan melakukan larangan Alloh, yaitu bergunjing”.

Fitnah (membicarakan aib orang tetapi tidak ada faktanya), dosanya lebih keji daripada membunuh (QS Al-Baqoroh:217).

Naminah/adu domba (menyebarkan ucapan satu kaum kepada kaum yang lain untuk merusak keduanya).  "Tidak akan masuk surga orang yang mengadu domba” (HR Bukhari)

Mengutuk/melaknat.  “Siapa yang melaknat seorang Mukmin maka ia seperti membunuhnya” (HR Bukhari). Ucapan laknat bisa kembali kepada orang yang mengucapkannya”.

Mencela/mencaci Maki.  “Janganlah kalian mencaci orang-orang yang telah meninggal karena mereka telah menemui (balasan dari) perbuatan mereka.” (HR Bukhari).”  ” Para sahabat bertanya : “Bagaimana seseorang mencaci maki orang tua sendiri? Jawab Nabi: “Dia mencaci maki orang tua orang lain, lalu orang itu berbalik mencaci maki orang tuanya”(HR Ahmad).    “Jika ada orang yang mencela kekuranganmu, jangan kau balas dengan mencela kekurangannya. Maka dosanya ada padanya dan pahalanya ada padamu.  Janganlah kamu mencaci maki siapapun” (HR Ahmad.)

“Tidak tersesat suatu kaum setelah mendapat hidayah kecuali mereka berdebat” (HR Tirmidzi).  Imam Malik berkata : “Perdebatan akan mengeraskan hati dan mewariskan kekesalan”.

“Orang yang paling dibenci Allah adalah yang suka bermusuhan dan bertengkar”(HR Al Bukhari)

“Orang yang paling aku benci dan paling jauh dariku di hari kiamat adalah yang buruk akhlaknya, yaitu banyak bicara, menekan-nekan suara, dan menfasih-fasihkan kata”(HR Ahmad)

“Orang mukmin bukanlah orang yang suka menghujat, mengutuk, berkata keji dan jorok” (HR Tirmidzi)

“Barang siapa yang mencela dosa saudaranya yang telah bertaubat, maka ia tidak akan mati sebelum melakukannya” (HR Tirmidzi).  “Jangan mencela makanan yang sudah tersaji” (HR Abu Dawud dan Tirmidzi)

"Orang-orang yang memperolok-olok manusia akan dibukakan pintu surga. Lalu dikatakan kepadanya, "Mari, marilah!"  Orang itu datang dengan kesusahan dan kegundahannya. Ketika sampai, pintu surga itu terkunci buat dia. Terus menerus demikian, sehingga pintu itu dibukakan bagi orang tersebut, lalu dikatakan kepadanya. "Mari, Marilah!", Maka ia tidak datang lagi ke pintu itu"(HR. Ibnu Abi Dunya)

Menceritakan rahasia suami-isteri.  “Orang yang paling buruk tempatnya di hari kiamat, adalah laki-laki yang telah menggauli istrinya, kemudian ia ceritakan rahasianya”(HR. Muslim)

“Dusta akan mendorong untuk curang. Kecurangan akan mendorong ke neraka. Orang yang berdusta akan terus berdusta hingga dicatat Allah sebagai pendusta” (Muttafaq alaih.).  "Tiga ciri orang munafik, apabila bicara berdusta, apabila berjanji mengingkari dan apabila dipercaya berkhianat” (HR Bukhari dan Muslim).  “Sesungguhnya orang munafik itu tempatnya di kerak neraka”. 

Kesaksian palsu.  “Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya.” (QS al Isra:36).  Qotadah berkata, “Jangan mengatakan ‘Aku melihat demikian’ padahal tidak melihatnya, ‘Aku mendengar demikian’ padahal tidak mendengarnya, ‘Aku tahu demikian’ padahal tidak mengetahuinya”.

Gurauan bohong.  “Ada orang yang mengucapkan kata-kata agar teman-temannya tertawa namun kata-kata itu menjerumuskannya (ke neraka)…”(HR Ahmad). “Celaka orang berbicara dusta untuk ditertawakan orang…” (HR Abu Dawud dan At Tirmidzi). 

“Jauhilah olehmu perbuatan hasud, karena menghilangkan kebaikan seperti api memakan kayu bakar”.

Tips Menjaga Lisan.

Muslim yang paling baik adalah, “Seseorang yang membuat muslim lainnya selamat dari gangguan lisan dan tangannya” (HR Muslim).  Mereka menjaga lisannya dari segala ucapan yang bisa menyakiti hati orang.

Tidak menghina. "Hai orang-orang yang beriman! Janganlah segolongan kalian menghina golongan yang lain, boleh jadi (mereka yang dihina) lebih baik (dari yang menghina)" (QS. Al Hujurat 49:11).

Tidak su’udzon.  Selalu husnudzan (berbaik sangka). “…jauhilah kebanyakan prasangka, karena sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa” (QS Al Hujurat: )

“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaknya ia mengucapkan kata-kata yang baik atau diam” (HR Bukhari Muslim).   Bila bicara dan diam sama maslahatnya, maka sunnahnya adalah diam. Pembicaraan yang mubah bisa masuk dalam pembicaraan yang haram/dibenci”.

“Setiap ucapan Bani Adam membahayakan dirinya, kecuali amar ma’ruf nahi munkar dan Dzikrullah” (HR Trimidzi)

“Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal shalih dan berkata, “ Sesungguhnya aku termasuk muslim.” (QS. Al Fushilat : 33)

Dengarkan pembicaraan yang haq.  Jika mendengar kebatilan, kita harus menolong orang yang zalim dan dizalimi dengan mengalihkan pembicaraan, menghentikan, atau meninggalkannya.

“Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan mereka kecuali bisikan dari orang yang menyuruh bersedekah, berbuat ma'ruf, atau perdamaian di antara manusia” (QS.4:114)

Imam Asy-Syafi'I berkata, "Berpikirlah dahulu sebelum bicara. Jika maslahat bicaralah.  Jika mudharat/ragu-ragu, diamlah. Manusia diberi dua telinga dan satu mulut supaya lebih banyak mendengar daripada bicara.

“Tidak ada kebaikan dalam hidup ini kecuali diam namun berpikir atau berbicara dengan ilmu.” Sufyan Ats-Tsauri

Ibnu As-Sammak berkata, "Binatang buasmu ada di lisanmu, karena bisa menfitnah siapa saja yang lewat di depanmu, kecuali tiga hal yang menghalangimu; menyebut perkara yang ada padamu, menyebut  perkara dimana kesalahanmu lebih darinya, menyebut urusan dimana Allah telah memaafkanmu. 

"…berkatalah dengan perkataan yang benar". (QS Al Baqarah:263)

Berkata sesuai tempatnya. Tiap perkataan ada tempat terbaiknya dan tiap tempat ada perkataan terbaiknya.

Tidak kasar dalam berbicara.  Hati-hatilah, kadang kelihatannya seperti memberi nasehat tetapi ternyata mencaci maki (mengutuk/mencela) anak/suami/istri/murid/bawahan.. Ketika ada orang kafir terbunuh dalam perang Badar, Nabi bersabda : "Janganlah kamu memaki mereka, karena dapat menyakiti orang-orang yang hidup" (HR An Nasai)

Berkata yang bermanfaat. "Diantara tanda kebaikan akhlak muslim adalah meninggalkan apa yang tidak perlu"(HR Tirmidzi). "Demi Allah Aku tidak suka menceritakan tentang seseorang". (HR. Abu Daud dan Tirmidzi).

Ummu Hafizh

Label:

Inilah Rahasia KA'BAH Dan Kebenaran Al Qur'an Yang Sengaja Ditutup-tutupi Bangsa Barat

Posted by yudijs | Digital News 4U at Selasa, 25 Januari 2011
Share this post:
Ma.gnolia DiggIt! Del.icio.us Yahoo Furl Technorati Reddit




Ka’bah, Adalah rumah Allah sejuta ummat muslim merindukan berkunjung dan menjadi tamu - tamu Allah sang maha pencipta. Kiblatnya (arah) ummat muslim dalam melaksanakan sholat, dari negara manapun semua ibadah sholat menghadap ke kiblat ini.



Istilah Ka’bah adalah bahasa al quran dari kata “ka’bu” yg berarti “mata kaki” atau tempat kaki berputar bergerak untuk melangkah. Ayat 5/6dalam Al-quran menjelaskan istilah itu dg “Ka’bain” yg berarti ‘dua mata kaki’ dan ayat 5/95-96 mengandung istilah ‘ka’bah’ yg artinya nyata “mata bumi” atau “sumbu bumi” atau kutub putaran utara bumi.



Neil Amstrong telah membuktikan bahwa kota Mekah adalah pusat dari planet Bumi. Fakta ini telah di diteliti melalui sebuah penelitian Ilmiah.

Ketika Neil Amstrong untuk pertama kalinya melakukan perjalanan ke luar angkasa dan mengambil gambar planet Bumi, dia berkata, “Planet Bumi ternyata menggantung di area yang sangat gelap, siapa yang menggantungnya ?.”

Para astronot telah menemukan bahwa planet Bumi itu mengeluarkan semacam radiasi, secara resmi mereka mengumumkannya di Internet, tetapi sayang nya 21 hari kemudian website tersebut raib yang sepertinya ada alasan tersembunyi dibalik penghapusan website tersebut.

Setelah melakukan penelitian lebih lanjut, ternyata radiasi tersebut berpusat di kota Mekah, tepatnya berasal dari Ka’Bah. Yang mengejutkan adalah radiasi tersebut bersifat infinite ( tidak berujung ), hal ini terbuktikan ketika mereka mengambil foto planet Mars, radiasi tersebut masih berlanjut terus.

Para peneliti Muslim mempercayai bahwa radiasi ini memiliki karakteristik dan menghubungkan antara Ka’Bah di planet Bumi dengan Ka’bah di alam akhirat.

Makkah Pusat Bumi

Prof. Hussain Kamel menemukan suatu fakta mengejutkan bahwa Makkah adalah pusat bumi. Pada mulanya ia meneliti suatu cara untuk menentukan arah kiblat di kota-kota besar di dunia.




Untuk tujuan ini, ia menarik garis-garis pada peta, dan sesudah itu ia mengamati dengan seksama posisi ketujuh benua terhadap Makkah dan jarak masing-masing. Ia memulai untuk menggambar garis-garis sejajar hanya untuk memudahkan proyeksi garis bujur dan garis lintang.

Setelah dua tahun dari pekerjaan yang sulit dan berat itu, ia terbantu oleh program-program komputer untuk menentukan jarak-jarak yang benar dan variasi-variasi yang berbeda, serta banyak hal lainnya. Ia kagum dengan apa yang ditemukan, bahwa Makkah merupakan pusat bumi.



Ia menyadari kemungkinan menggambar suatu lingkaran dengan Makkah sebagai titik pusatnya, dan garis luar lingkaran itu adalah benua-benuanya. Dan pada waktu yang sama, ia bergerak bersamaan dengan keliling luar benua-benua tersebut. (Majalah al-Arabiyyah, edisi 237, Agustus 1978).

Gambar-gambar Satelit, yang muncul kemudian pada tahun 90-an, menekankan hasil yang sama ketika studi-studi lebih lanjut mengarah kepada topografi lapisan-lapisan bumi dan geografi waktu daratan itu diciptakan.

Telah menjadi teori yang mapan secara ilmiah bahwa lempengan-lempengan bumi terbentuk selama usia geologi yang panjang, bergerak secara teratur di sekitar lempengan Arab. Lempengan-lempengan ini terus menerus memusat ke arah itu seolah-olah menunjuk ke Makkah.

Studi ilmiah ini dilaksanakan untuk tujuan yang berbeda, bukan dimaksud untuk membuktikan bahwa Makkah adalah pusat dari bumi. Bagaimanapun, studi ini diterbitkan di dalam banyak majalah sain di Barat.

Allah berfirman di dalam al-Qur’an al-Karim sebagai berikut:‘Demikianlah Kami wahyukan kepadamu Al Qur'an dalam bahasa Arab supaya kamu memberi peringatan kepada Ummul Qura (penduduk Makkah) dan penduduk (negeri-negeri) sekelilingnya..’ (asy-Syura: 7)

Kata ‘Ummul Qura’ berarti induk bagi kota-kota lain, dan kota-kota di sekelilingnya menunjukkan Makkah adalah pusat bagi kota-kota lain, dan yang lain hanyalah berada di sekelilingnya. Lebih dari itu, kata ummu (ibu) mempunyai arti yang penting di dalam kultur Islam.

Sebagaimana seorang ibu adalah sumber dari keturunan, maka Makkah juga merupakan sumber dari semua negeri lain, sebagaimana dijelaskan pada awal kajian ini. Selain itu, kata ‘ibu’ memberi Makkah keunggulan di atas semua kota lain.

Makkah atau Greenwich

Berdasarkan pertimbangan yang seksama bahwa Makkah berada tengah-tengah bumi sebagaimana yang dikuatkan oleh studi-studi dan gambar-gambar geologi yang dihasilkan satelit, maka benar-benar diyakini bahwa Kota Suci Makkah, bukan Greenwich, yang seharusnya dijadikan rujukan waktu dunia. Hal ini akan mengakhiri kontroversi lama yang dimulai empat dekade yang lalu.

Ada banyak argumentasi ilmiah untuk membuktikan bahwa Makkah merupakan wilayah nol bujur sangkar yang melalui kota suci tersebut, dan ia tidak melewati Greenwich di Inggris. GMT dipaksakan pada dunia ketika mayoritas negeri di dunia berada di bawah jajahan Inggris. Jika waktu Makkah yang diterapkan, maka mudah bagi setiap orang untuk mengetahui waktu shalat.


Makkah adalah Pusat dari lapisan-lapisan langit

Ada beberapa ayat dan hadits nabawi yang menyiratkan fakta ini. Allah berfirman, ‘Hai golongan jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya melainkan dengan kekuatan.’ (ar-Rahman:33)

Kata aqthar adalah bentuk jamak dari kata ‘qutr’ yang berarti diameter, dan ia mengacu pada langit dan bumi yang mempunyai banyak diameter.

Dari ayat ini dan dari beberapa hadits dapat dipahami bahwa diameter lapisan-lapisan langit itu di atas diameter bumi (tujuh lempengan bumi). Jika Makkah berada di tengah-tengah bumi, maka itu berarti bahwa Makkah juga berada di tengah-tengah lapisan-lapisan langit.

Selain itu ada hadits yang mengatakan bahwa Masjidil Haram di Makkah, tempat Ka‘bah berada itu ada di tengah-tengah tujuh lapisan langit dan tujuh bumi (maksudnya tujuh lapisan pembentuk bumi)

http://jendralmeong.blogspot.com/2011/01/misteri-kabah-yang-menggegerkan-nasa.html

Wawancara Eksklusif Syekh Umar Bakri Muhammad : Ayat-Ayat Allah Dalam Peristiwa 911

Posted by yudijs | Digital News 4U at Sabtu, 23 Oktober 2010
Share this post:
Ma.gnolia DiggIt! Del.icio.us Yahoo Furl Technorati Reddit




Rabu, 3 September 2008 korespenden Timur Tengah Jihad Magz berhasil
mewawancarai Syekh Umar
Bakri Muhammad (OBM) dari
kediaman beliau di Beirut,
Libanon. Beliau adalah seorang
ulama Ahlus Sunnah wal Jama'ah
dan pakar dalam bidang jama'ah
dan kelompok-kelompok Islam.

Di
tengah-tengah kesibukannya,
beliau dengan semangat
menjawab pertanyaan-
pertanyaan dari Jihad Magz
tentang masalah 911 dan Al
Qaeda. Berikut hasil wawancara
tersebut.

Jihad Magz : Alhamdulillah, rasa
syukur yang tak terhingga
dengan kesempatan wawancara
ini. Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Apa kabar Ustadz ?

Syekh OBM :

Wa'alaikumussalam Warahmatullahi Wabarakatuh,
Segala Puji Bagi Allah, Salam dan
Shalawat semoga tetap
tercurah kepada Rasulullah SAW,
bersama para Sahabat dan
keluarganya. Pertama-tama
saya mengucapkan terima kasih
kepada Jihad Magz yang
memberikan ... Baca Selengkapnya


Label:

Perampokan Untuk Jihad : Antara Pandangan Al Qaeda dan Aksi Para Pengagumnya Di Indonesia

Posted by yudijs | Digital News 4U at
Share this post:
Ma.gnolia DiggIt! Del.icio.us Yahoo Furl Technorati Reddit




Aksi merampok untuk jihad, alias menjadikan harta hasil rampokan
sebagai harta fa'i, belakangan ini ramai diperbincangkan. Tidak hanya
aparat keamanan yang ikut sibuk membahas dan menerangkan istilah fa'i,
berbagai kalangan dan aktivis harakah Islam juga urun rembuk
membahasnya. Ada yang pro ada yang kontra. Berikut artikel yang
membahas harta fa'i perspektif Al Qaeda dan para pendukungnya.

Kita telah sama-sama mendengar adanya informasi dari media-media fasik
nan kufur bahwa telah terjadi perampokan dengan motif mencari dana
untuk membiayai aksi teror (jihad). Opini sengaja dibentuk sedemikian
rupa sehingga ...Baca Selengkapnya


Label: